Saturday, August 25, 2012

lembut

dalam kesayupan malam ini,
aku terikut-ikut dengan hati untuk membuka komputer riba,
mungkin untuk kali terakhir,
dalam bulan Ogos,

aku terlalu manjakan hati,
hingga aku ikut lagi ke mana jari ini ingin pergi,

aku biarkan rindu memenuhi jiwa,
hingga aku terpaksa biarkan hati,
membawa aku ke tempat untuk hilangkan rindu yang ada,
hingga aku mampu tersenyum,

hanya dengan sepasang mataku,
aku melihat wajah-wajah rahsia yang aku rindukan,
dan aku pun tersenyum,

dan saat hatiku puas melepas rindu,
aku tersedar,
mungkin salah untuk merindu,
sedangkan aku sering berkata; aku tak akan rindukan kamu,
dan aku percaya; rasa rindu ini, tak akan aku akui,
pernah singgah di sanubari,

Ya Allah,
dalam usaha berubah ini Ya Allah,
kadang-kadang aku tersesat,
sering juga aku terleka,
aku terkejarkan masa sekarang,
dan aku lupa masaku nanti,
di syurga atau nerakaMu,

aku tersalah Ya Allah,
rasa sunyi ini mengheret aku ke gelanggang rindu,
aku tak mampu,

aku lemah Ya Allah,
aku khilaf Ya Allah,

cuma biarkan lompong-lompong ini dipenuhi rindu,
buat seketika,
saat esok menjelma,
akan ku teruskan menipu hati ini,
bahwa aku tak pernah merindu sesiapa.

No comments:

Post a Comment

Followers

the blogger

My photo
well i don't brag. maybe my words will if you misunderstands them.